Semalam di grup admin BEC, Ryan nanya ke saya apakah saya termasuk ransel atau koper? Tiba-tiba ngerasa dejavu dan akhirnya kepikiran untuk nulis hal ini lebih lengkap di sini.
***
Setiap ditanya tentang ransel atau koper, saya langsung menjawab dalam hati, “tergantung”.
Tergantung tujuan, keperluan, budget, dan keinginan. Karena pada dasarnya preferensi tiap orang itu berbeda-beda. Dan rasanya gak perlu untuk pengkotakan, “kamu ransel” atau “kamu koper”. Terus jika yang memilih backpacking (yang lebih sering diidentikan dengan ransel) nyinyirin si ransel, atau sebaliknya. Itu bikin males ngeliat, males ngebaca. 😀
Sebenarnya sih ya, rasa malas dari saya tentang pengkotakan itu, gak hanya di dunia traveling aja, tapi juga di bidang lain. Misalnya, “Kamu PC atau Mac?” Haduh kakak…kita dangdutan aja yuk!
Syukurlah semakin ke sini semakin banyak orang yang lebih terbuka pikirannya, untuk tidak lagi main nyinyir-nyinyiran dengan orang yang beda pilihan dalam gaya travelingnya. Jadi ingat beberapa hari lalu saya komen di blognya Zilko.
![Setuju banget bahwa tiap orang punya preferensi masing-masing. [Source: Blog Zilko]](https://ranselijo.com/wp-content/uploads/2015/02/blog-zilko.jpg?w=591&h=425)
[Source: Blog Zilko]
***
Yang penting (menurut saya), perjalanan itu justru untuk meleburkan semua pengkotakan yang jamak ditemui sehari-hari.
Daripada bingung ransel atau koper, yuk ah jalan aja! 😀
R.I






Leave a reply to Gusti ‘ajo’ Ramli Cancel reply