iLearn, iTravel, Tauhid

Perjalanan yang Mendekatkan

Dua ribu dua belas hingga dua ribu empat belas adalah masa-masa saya sering ikut open trip.

Punya banyak kenalan baru dari komunitas open trip tersebut. Dan warbiyasanya, mereka santun, sopan, taat, dan (seinget saya) laki-lakinya tidak ada yang merokok. Dari sekian banyak perjalanan, banyak pula cerita yang bertaburan dari teman-teman baru ini.

Setiap orang punya alasannya sendiri saat memutuskan untuk ‘berjalan’. Dari alasan sekedar ‘suka’ hingga alasan yang bisa bikin saya mengangguk-angguk, ketika itu.

photo6255506166411012020
Sore di Floating Market, Lembang

Alhamdulillah takdir Allah tuh keren.

Dua ribu lima belas merupakan tahun yang membuat saya menjauh dari ‘perjalanan’ padahal ajakan datang dari manapun. Hiatus dari dunia traveling.

Lalu dua ribu enam belas diamanahkan untuk kembali bersentuhan dengan traveling, hingga di awal tahun ini harus lebih difokuskan.

Dan kembali lagi, setiap perjalanan punya cerita masing-masing. Perbedaannya kali ini, setiap cerita dikaitkan dengan Tauhiid dan kuasanya Allah serta ada keyakinan yang ditabur di perjalanan.

Kamu, kapan kali terakhir ‘berjalan’ untuk menemukan cintaNya?

Deva

Advertisements
iTravel

Ikutan Yuk!

Ehem…ehem…

Bolehlah ya kerjaan dipromosiin di sini 😀

Promosiin apa, Dep?

Promosiin ituh…trip bareng-bareng 😀

Tapi trip ini beda. Bukan cuma sekedar jalan-jalan tapi ada nilai plusnya.

Apa nilai plusnya, Dep?

*anggap aja ada 2 orang lagi ngobrol ya Seus…*

Nilai plusnya adalah ada…sharing ilmu gitu dari Ustadz/Ustadzah Daarut Tauhiid. 🙂

*langsung benerin kerudung*

Jalan-jalannya jadi serius dong, Dep?

Ya gak serius-serius kayak pengajian. Tapi gimana kita nanti didorong untuk ngobrolin hikmah sepanjang perjalanan. Ngobrolnya juga bisa sembari makan kuaci kok. 😀

Oh jadi pulang dari jalan-jalan, bisa bersih hati ya Seus?

Aamiin…namanya juga proses, Seus. Yang penting mah gimana cara kita untuk selalu ibadah meskiii lagi jalan-jalan dan hura-hura. 😀

Siap! Sok atuh mana pilihannya?

JENG JENG JENG…*DRUM ROLL*

wisata-memanahberkuda-feb-2017
Kalo kita takut naik kuda, tenang…ada kuda poni! *taro timbangan di samping kasur*

Ada lagi gak, Dep?

Ada dong. Nih!

wh-pari-maret-2017

Wow…pake speadboat ya, Dep? Insya Allah aman ya!

Aamiin…ikhtiar maksimal Seus agar kita bisa snorkling cantik di Pari.

Terus, cuma domestik aja ya Dep?

Gak kok, ada internasyionel juga Seus. Mau kemana kamu?

Nih ya aku kasih yang internasyionelnya.

Wah…lengkap, Dep!

Iyes, tinggal bawa keluarga, pasangan, atau siapa ajalah ke destinasi ini. Karena ya…kita perlu tuh rehat sejenak dari rutinitas (ahzek!). Capek kan ya bahas Pilkada mulu. #eh

Iyes banget. Terus kalo mau ikutan, ada syarat apa?

Gak ada syarat khusus, selain bawa kelapangan hati untuk mau kenalan sama orang-orang baru ajaaaaa. Open trip kayak gini tuh seru lho. Bisa kenalan dengan teman-teman baru. Kayaknya aku pernah deh bikin tulisan tentang itu. Bisa cek di sini atau di sini.

Daftar dong, Dep! Ada no hp?

Ada banget, Sis. WA aja ke 0852-8910-2222 atau telp aja ke 021-7235255. Gampang kan?

Gampang banget!

Makasih ya Dep.

Iya sama-sama. Buruan daftar ya, sebelum kuotanya penuh! 😀

Hokeh! See ya, Dep!

See you when I see you. 😉

1303798627-travel-through-the-land-so-that-their

Deva

iLearn, iTravel

Menjadi Tour Leader

Amanah ini bukan lagi tentang dirimu yang menyukai perjalanan. Bukan lagi mengenai seberapa antusias melihat destinasi perjalanan. Bukan lagi tentang sudah berapa lama kamu menginginkan ada di tempat tersebut.

Tapi tentang…
Seberapa mampu kamu melayani peserta, membuat mereka nyaman, membuat mereka tersenyum, dan meyakinkan mereka bahwa perjalanan ini aman.

Bukan tentang kamu takut ketika perjalanan berliku tajam, bukan tentang kamu yang bingung harus melakukan apa ketika harus macet total karena pohon roboh di tengah jalan.

Tapi tentang bagaimana mencari solusi saat yang lain takut dan bingung, tentang kamu yang harus tetap tenang, harus tersenyum saat lelah sekalipun, tentang kamu yang harus menahan langkah menaiki anak tangga meski sebenarnya langkahmu bisa lebih cepat, tentang kamu yang harus berjalan paling belakang untuk meyakinkan bahwa semua rombongan aman, tentang kamu yang harus menyemangati mereka saat mereka lelah, dan tentang kamu yang harus sigap saat mereka butuh bantuan.

Usia beragam, keinginan bermacam-macam. Tugasmulah memfasilitasi semuanya.

photo890937029812135911

Aku jadi teringat sebuah pesan, “Mau Manajer, Direktur atau apapun jabatannya, kalau sudah jadi Tour Leader ya layani peserta sebaik mungkin.”

Ternyata sedemikian menyenangkan melihat wajah-wajah tersebut senyum, makan berkali-kali, dan langsung bertanya “Kemana lagi destinasi selanjutnya?”

Ternyata sedemikian menyenangkannya menjadi Tour Leader.

Ternyata 🙂

Deva – IG: @ranselijo

iLearn, iTravel

Solusi Liburan Murah Meriah ke Singapura dan Australia dengan Jetstar

Jika membahas liburan, tempat wisata, tidak akan pernah ada habisnya. Begitu banyak tempat wisata, bahkan di tanah air sendiri, yang bisa kita eksplor. Namun, liburan ke luar negeri juga menjadi pilihan menarik, terutama yang belum pernah berlibur hingga sejauh itu. Bagaimana dengan Anda?

Ngomong-ngomong soal destinasi liburan, pernah ingin menikmati wisata ke berbagai rute tapi tidak boros ongkos? Jika menghemat biaya transportasi menjadi hal yang berarti buat Anda, maka Anda perlu lebih banyak mengunjungi website maskapai maupun OTA untuk survey harga tiket. Karena banyak maskapai dengan rute sama yang menawarkan harga promo yang bersaing.

Contohnya, salah satu maskapai asal Australia, Jetstar Airways, yang juga sering menawarkan tiket murah. Rute Jetstar Airways pun bermacam-macam, dari rute domestik sampai internasional. Untuk mendapatkan tiket pesawat Jetstar promo, Anda bisa googling atau cek langsung ke laman website mereka. Seperti saat ini, Jetstar pun sedang mengadakan promo tiket murah untuk rute Jakarta-Singapura dan Adelaide-Australia.

Untuk tahu lebih lanjut rute mana saja dan wisata apa saja yang bisa dikunjungi dengan memanfaatkan tiket murah Jetstar Airways, yuk simak ulasan di bawah ini:

  1. Rute ke Singapura

Promo yang sedang berlaku dan khusus berangkat dari Indonesia adalah rute menuju Singapura. Bagi yang berdomisili di Jakarta, Palembang, Bali, Pekanbaru, Surabaya, dan Medan, bisa terbang ke Singapura dengan memanfaatkan promo tiket murah Jetstar Airways. Namun, masa berlaku promo berbeda-beda di setiap kota. Masa promo tiket minimal berlaku selama 20 hari, dan maksimal berlaku hingga 7 bulan ke depan. Harga berkisar dari Rp 299.000 – Rp 739.900.

Sedangkan untuk tujuan wisatanya, Anda bisa mengunjungi tempat yang satu ini. Berikut adalah salah satu contoh wisata yang terkenal di Singapura:

  • Jurong Bird Park

jurong

Sumber: en.wikipedia.org

Jurong Bird Park, adalah taman burung sekaligus tempat konservasi burung-burung langka di dunia. Taman yang memiliki luas area sekitar 20 hektar ini menjadi salah satu wisata favorit tujuan para turis. Di Jurong Bird Park, Anda dapat melihat berbagai koleksi burung yang ditempatkan dalam kandang, tur keliling Jurong Bird Park, melihat berbagai atraksi dari burung-burung terbaik, berfoto sampai memberi makan burung-burung secara langsung.

Jurong Bird Park buka dari jam 8 pagi sampai 6 sore. Sementara untuk harga tiket yaitu, $18 untuk dewasa dan $12 untuk anak-anak.

  1. Rute dari Adelaide ke Sydney dan Melbourne

Rute berikutnya yang sedang promo adalah rute Adelaide ke kota lainnya di Australia, seperti Sydney dan Melbourne. Buat Anda yang ingin berlibur ke beberapa tempat sekaligus di Australia, bisa memanfaatkan tiket Jetstar Airways. Harga yang dipatok berkisar antara Rp 600.000 – Rp 2.000.000.

Sedangkan untuk tujuan wisatanya, Anda bisa mengunjungi tempat yang satu ini. Berikut adalah salah satu contoh wisata yang terkenal di Adelaide, Melbourne dan Sydney.

  • Kangaroo Island di kota Adelaide

 

oz

Sumber: en.m.wikipedia.org

Kota di Australia yang sering Anda dengar mungkin hanya Sydney, Melbourne dan Perth, namun ternyata kota Adelaide yang terletak di Australia Selatan ini pun memiliki pesona yang tak kalah menarik. Berkat suasana kotanya yang tenang dan sangat tertatur ini, kota Adelaide berhasil memikat hati banyak turis. Bahkan, kota Adelaide ini juga berhasil menduduki peringkat ke-9 dalam buku yang berjudul “Best in Travel”, yang diterbitkan oleh Lonely Planet. Dan salah satu wisata menarik di sana adalah Kangaroo Island.

Kangaroo Island merupakan tempat dimana Anda dapat melihat dari dekat berbagai satwa khas Australia, seperti: Walabi, Goannas, Koala, Kanguru, Echidnas, Lumba-lumba, Ikan Paus, Singa Laut, Penguin, Anjing Laut, Elang, dan Ospreys.

  • Healesville Sanctuary di Melbourne

healesville-sanctuary

Sumber: ncac.org.au

Tepatnya di sebelah timur kota Melbourne, Anda bisa berkunjung ke Healesville Sanctuary. Di sini berbagai fauna asli dari Australia bisa Anda lihat, termasuk Koala yang menggemaskan. Selain itu, ada beragam spesies burung juga. Kebun binatang yang berdiri di area seluas 32 hektar ini dibangun sejak tahun 1920, dan merupakan salah satu wisata favorit di kota Melbourne.

  • Jenolan Caves di Sydney

jenolan-caves

Sumber: bluemts.com.au

Selanjutnya, masih di Australia, mari menuju ke kota Sydney. Sydney adalah kota terbesar yang memiliki tingkat kepadatang penduduk yang cukup tinggi. Di samping kotanya yang sibuk, Sydney memiliki banyak lokasi wisata favorit para turis dari segala penjuru dunia. Dan wisata unik yang akan dibahas kali ini adalah Jenolan Caves.

Jenolan Caves merupakan rangkaian gua-gua batu kapur tertua di Australia yang letaknya berada di Blue Mountains. Jenolan Caves memiliki Sembilan gua dengan sungai bawah tanah yang dapat dikunjungi oleh para wisatawan. Di bagian dalamnya, Anda dapat menemukan banyak fosil laut Silurian dan formasi kalsit yang berwarna putih alami. Dengan keindahan alam yang ditawarkan wisata Jenolan Caves ini, pengunjung biasanya akan menghabiskan waktu hingga beberapa jam untuk memandangi dan menjelajahi bagian dalam gua di antara skalaktit dan stalaktit.

Nah, itulah beberapa rute dan wisata yang dapat Anda kunjungi dengan memanfaatkan tiket promo Jetstar. Tentunya masih banyak wisata yang belum dibahas namun wajib juga untuk dikunjungi di Singapura dan Australia. Semoga solusi liburan murah meriah ke Singapura dan Australia kali ini dapat membantu ya. Happy trip….!

iLearn, iTravel, Uncategorized

Perjalanan Menjadi Lebih Mudah dengan Tiket2.com

Jadi ya, salah satu kerjaan saya di kantor adalah membuat konsep rencana perjalanan untuk dijual ke customer. Karena ini adalah hal baru di kantor, sehingga hal-hal teknis masih harus diurus secara manual.

Well oh well…ternyata mengurus perjalanan untuk diri sendiri jauh berbeda ya jika kita mengurus untuk customer karena pasti ada tingkat kepuasan customer yang harus banget kita utamakan. Tantangan pasti ada. Dari harga tiket yang fluktuatif, harga group booking yang harus segera di-deal-kan, dsb.

Di saat kemarin saya mau ke Lombok, harga ampun-ampunan deh naik drastis banget dari hari ke hari. Cek sana cek sini, ternyata Alhamdulillah nemu harga tiket pesawat promo di tiket2.com. Lumayan beda Rp 100-150ribu dengan provider tiket yang lain.🙂

Apalagi keuntungan memilih tiket2.com?

tiket
Setuju?

Oiya, doakan ya perjalanan saya ke Lombok berjalan lancar. Lumayan juga ini pengalaman perdana membawa rombongan berskala besar. Oh ya, bagi kalian yang ingin mencari tiket pesawat murah, mampir ke Tiket2.com aja ya!

Jujur aja sih, saya masih belum menyangka bahwa passion dan kerjaan bisa berjalan beriringan.😀

Semangat Rabu, Sahabat!

Deva

iTravel

Tips Membuat Open Trip

Duile judulnya seakan-akan sudah pernah mengadakan open trip jutaan kali ya hahaha…tapi berhubung pernah jadi boleh lah ya bikin tulisan ini. 😀

Tapi sebelum membahas tentang tipsnya, teman-teman sudah tahu kan ya open trip itu apa? Sudah ada yang pernah coba?

Oke oke, jadi gini…

Open trip itu perjalanan yang dilakukan dengan teman-teman baru. Beneran baru. Karena biasanya berkenalan saat memutuskan untuk bergabung di perjalanan. Sekarang sudah banyak open trip semacam ini, biasanya dilakukan oleh para komunitas traveling dan dipublikasikan di media sosial. Landasan utama seseorang untuk bergabung di sebuah open trip adalah kepercayaan.  Jadi, para pembuat open trip sangat harus berusaha menjaga kepercayaan dari para membernya tuh.

Tips yang pertama untuk membuat open trip adalah pastikan bahwa kita tahu medan yang dituju. Survey is a must. Jangan sampai kita semangat banget ke Aceh tapi kita belum tahu ke sana naik apa, belum tahu ongkosnya berapa, dsb. Kecuali kalau memang dari awal jujur mengatakan bahwa belum pernah ke sana tapi bertujuan untuk berpetualang bersama. Kan ada tuh komunitas yang biasa berpetualang ke sana ke mari tanpa tahu lebih lengkap seluk beluk lokasi. Tidak salah dengan hal tersebut karena sudah diinfokan dari awal. 🙂

Kedua adalah punya kenalan yang bisa diandalkan selama di lokasi. Kenapa? Agar informasi detail tentang lokasi, yang belum tentu ada di internet, bisa kita dapatkan. Biasanya fungsi ini sangat terasa jika berada di desa terpencil, yang belum banyak dibahas di internet. Dan sangat memudahkan jika kita perlu tawar menawar harga dengan bahasa setempat.

Menjadi sosok yang komunikatif sangat diperlukan bagi teman-teman yang berniat membuat open trip. Coba bayangin, kalau kita nih tertarik ikut open trip ke sebuah negara, misalnya Thailand tapi Team Leader-nya tidak update menjelaskan kebutuhan kita selama di sana, atau tidak detail menjelaskan itinerary-nya, kan sebagai customer kita agak kurang nyaman. Nah, sosok Team Leader harus siap dihubungi kapan saja untuk ditanya-tanya itinerary, biaya, atau bahkan rekomendasi restoran selama di sana oleh customer. Meski suasana hati langsung kurang baik, tapi pelayanan harus tetap maksimal.

Selama di lokasi, pastikan itinerary berjalan semaksimal mungkin. Namanya perjalanan, tidak ada yang bisa memastikan tentang ketepatan acara. Terkadang tiba-tiba hujan, atau ban bocor, atau kemungkinan-kemungkinan lainnya dapat saja terjadi. Jika hal yang di luar rencana terjadi, pastikan bahwa ada komunikasi yang lancar antara Team Leader dengan para member untuk meminamilisir complain.

Yang terakhir, siap dikritik. Seperti yang sering dikatakan Bunda Dorce, “Kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT” maka kita sebagai manusia harus selalu siap dikritik. #aish. Lagian ya manalah kita mampu untuk selalu memuaskan keinginan tiap orang. Jadi, kalau tiba-tiba selama perjalanan ada aja keluhan dari member ya…bersabarlah Nak. Tanggapi dengan komunikasi yang sopan dan baik, jelaskan kondisinya seperti apa. Intinya: lakukan yang terbaik saja setiap kali melakukan open trip. 🙂

Lima tips ini semoga membantu ya bagi teman-teman yang berniat membuka open trip. Kalau pintar hitung sana-sini, biasanya dari open trip ini teman-teman bisa jalan-jalan tanpa harus mengeluarkan biaya lho. 😉

Satu lagi, selalu ingat untuk ajarkan “tempatkan sampah pada tempatnya” yow karena udah 2016 masa iya jalan-jalan masih aja ninggalin sampah di luar tempatnya. 😛

DSCN9590.JPG

See ya!

Deva

iTravel

Istana Pagaruyuang yang Maimbau

Jika tidak salah ingat, setelah 4 hari saya dan keluarga sibuk berkunjung dari satu rumah ke rumah yang lain, akhirnya kami memutuskan untuk berwisata keluar kampung. Hehehe…soalnya sudah hampir 10 tahun kami tidak pulang kampung, pasti banyak sekali sanak keluarga yang harus dikunjungi. Dari keluarga di Solok hingga ke Surian. Dari satu piring nasi ke piring nasi lagi. Masya Allah, saya jadi ingat reaksi teman-teman kantor saat saya masuk kembali setelah dari Padang, “Devaaa…kamu tembem banget!” Hehehe…salahkan setiap hidangan di depan mata yang rasanya sangat luar biasa! Sedikit selingan, saat di Padang, kami juga makan di restoran-restoran tapi ah, rasanya gak seenak buatan sanak keluarga sendiri. Mungkin karena cuaca yang dingin sehingga sehari saya bisa makan 4 kali dengan porsi yang banyak pula! 😀

Oke, kembali ke rencana berwisata.

Setelah browsing sana-sini dan bertanya jarak yang harus kami tempuh – kampung saya namanya Bukit Gumanti, yang letaknya jauh lah dari mana-mana sehingga masalah jarak harus sangat kami perhatikan – maka kami memutuskan untuk ke istana Pagaruyuang. Terpikat sekali dengan sejarah yang mengiringinya dan juga tergoda dengan Danau Singkarak yang akan kami lewati.

Sip, mari kita jalan.

Jalan dari rumah etek (re: tante) sekitar pukul 07.00 pagi dan perkiraan ya jam 11 insya Allah sudah tiba di lokasi. Dengan menggunakan 2 mobil, kami pun berangkat. Jalanan yang kami tempuh masya Allah berkelok-kelok tiada henti. Selain itu, driver yang kami sewa juga tidak kenal rem, kayaknya. Alhasil kakak dan keponakan-keponakan rada sedikit mabok ya.

IMG_9367
Dari generasi ke generasi. Biarpun lelah, yang penting eksis. 😀

Saya lupa berapa harga tiket yang harus dibayar. Yang saya ingat adalah pemandangan kali pertama di Istana tersebut. M E G A H!

Dan, rame.

Rame banget!

Ya…lebih kurang seperti di Taman Mini gitu jadinya…

IMG_9409

Mungkin dikarenakan jalanan yang berkelok-kelok tadi, sehingga semangat berkeliling istana Pagauruyuang agak sedikit kendor. Saya sih masih semangat tapi ya mau bagaimana kan ngikut yang mayoritas. 😀

Untuk masuk ke istana ini, tidak diperkenankan menggunakan alas kaki. Sehingga harus dititipkan. Kami pun bergantian masuk.

IMG_9377
Cantik ya ornamen interiornya. 🙂

Ternyata ada beberapa lantai di dalam Istana Pagaruyuang ini. Coba bayangkan, tangga yang kecil harus dilalui banyak orang.

IMG_9383
Sepakat ya kalau ini rame?

Agak sedikit kurang nyaman dan saat saya lihat wajah anggota keluarga yang lain, terlihat sekali kelelahannya. Ya sudah kami memutuskan tidak terlalu mengeksplore istana tersebut.

Setelah kami keluar dari istana, eh ternyata keponakan-keponakan lebih suka untuk bermain mobil-mobilan dong dan yang keponakan perempuan lebih suka naik kereta keliling istana. Yuk ah, tante ikut naik kereta aja. 😀

Saat berkeliling, ternyata tidak hanya 1 istana tapi juga ada istana-istana kecil lainnya.

IMG_9401

IMG_9405

IMG_9417

Sungguh disayangkan bahwa ada timbunan sampah di beberapa tempat yang pasti mengganggu kenyamanan wisatawan. 😦

***

Oh  iya, teman-teman sudah pernah dengar kan kalau istana ini pernah terbakar tahun 2007? Jadi sebenarnya Istana Pagaruyuang yang sekarang ini adalah replikanya saja tapi desain dan konstruksinya masih mempertahankan bentuk aslinya.

Lain kali mau ah balik lagi ke Istana Pagaruyuang ini. Rasanya sejarah Istana Pagaruyuang masih maimbau awak (re: maimbau=memanggil, awak=saya).

Sementara menunggu kesempatan ke sana lagi, teman-teman bisa mengenal sejarah Istana Pagaruyuang dari sini ya.

See you!

Deva