Sesungguhnya dalamnya lautan tidak ada yg mengetahui. Pun demikian dengan dalamnya hati seseorang. Dia diam bukan karena tidak merasa. Dia diam bukan karena tidak memerhatikan.

Tapi justru hatinya sedang sibuk memilah rasa dan prioritas.

Mana yang patut diucapkan, mana yang tidak. Mana yang perlu disampaikan di umum, mana yang perlu disampaikan pribadi ke yang bersangkutan.

Seperti kapal, berjalan pelan bahkan hampir tidak terlihat berjalan tapi insya Allah akan tiba di dermaga, kan?

Ladeva

2 responses to “Dalamnya Hati…”

Leave a reply to willywidana Cancel reply

I’m Ladeva

“Hello, wonderful readers! 🌟

I’m so glad you’ve found your way here. Whether it’s your first visit or you’re returning, consider this a cozy little corner of the internet just for you. I hope you find joy, inspiration, and maybe even a smile or two as you scroll through today’s post. Grab a cup of your favorite drink, settle in, and let’s enjoy this moment together. Your presence here means the world to me—happy reading!

Let’s connect