iLearn, iTravel, Tauhid

Perjalanan yang Mendekatkan

Dua ribu dua belas hingga dua ribu empat belas adalah masa-masa saya sering ikut open trip.

Punya banyak kenalan baru dari komunitas open trip tersebut. Dan warbiyasanya, mereka santun, sopan, taat, dan (seinget saya) laki-lakinya tidak ada yang merokok. Dari sekian banyak perjalanan, banyak pula cerita yang bertaburan dari teman-teman baru ini.

Setiap orang punya alasannya sendiri saat memutuskan untuk ‘berjalan’. Dari alasan sekedar ‘suka’ hingga alasan yang bisa bikin saya mengangguk-angguk, ketika itu.

photo6255506166411012020
Sore di Floating Market, Lembang

Alhamdulillah takdir Allah tuh keren.

Dua ribu lima belas merupakan tahun yang membuat saya menjauh dari ‘perjalanan’ padahal ajakan datang dari manapun. Hiatus dari dunia traveling.

Lalu dua ribu enam belas diamanahkan untuk kembali bersentuhan dengan traveling, hingga di awal tahun ini harus lebih difokuskan.

Dan kembali lagi, setiap perjalanan punya cerita masing-masing. Perbedaannya kali ini, setiap cerita dikaitkan dengan Tauhiid dan kuasanya Allah serta ada keyakinan yang ditabur di perjalanan.

Kamu, kapan kali terakhir ‘berjalan’ untuk menemukan cintaNya?

Deva

Advertisements
Weekly Photo Challenge

Weekly Photo Challenge: Depth

One fine day at Tanjung Bira, Makassar, August 2013.

Source: Personal
Source: Personal

In response to The Daily Post’s writing prompt: “Depth.”

R.I

iTravel

iTravel: Catatan Perjalanan ke Tegal Panjang

Namanya Tegal Panjang tapi letaknya bukan di Tegal. Jalurnya pun tidak terlalu panjang, jika dibandingkan gunung pada umumnya. Lebih kurang hanya 6 jam berjalan. 😉

Saya coba bikin catatan perjalanan ke Tegal Panjang-nya sesuai dengan ingatan ya hehe…maklum jalan-jalan ke Tegal Panjangnya ini di pertengahan tahun 2014.

Silahkan dibaca. 🙂

Untuk datang ke Tegal Panjang, saya dan komunitas Petualang24, memulainya di Bandung menuju Pengalengan pakai angkot sewaan. Rutenya lumayan jauh euy dan jalannya juga berbatuan. Lumayan bikin gak bisa tidur di angkot. Kira-kira sekitar jam 5 subuh, kami tiba di Desa Senep. Di sini kami re-packing bawaan, sholat, dan memulai petualangan ke Tegal Panjang.

Continue reading “iTravel: Catatan Perjalanan ke Tegal Panjang”

iTravel

Kita Pergi Ke Mana di Tahun 2015 ini?

Dari beberapa minggu lalu, beberapa website mengeluarkan tulisan tentang destinasi wisata 2015, salah satunya Lonely Planet, yang menjadi kitabnya para pejalan.

Tak lama setelah baca Lonely Planet, saya mampir ke blognya Mbak Fe, yang juga membuat tulisan tentang rencana liburannya di tahun ini. Saya pun jadi tertarik untuk membuat tulisan dengan tema serupa. 😀

*gosok-gosok tangan*

Dari bulan September 2014, saya sudah membuat rencana liburan untuk 2015 doooong. Sebuah rencana yang keluar secara impulsif dan didukung dengan sangat manis oleh adanya Garuda Travel Fair.

Continue reading “Kita Pergi Ke Mana di Tahun 2015 ini?”

Weekly Photo Challenge

Weekly Photo Challenge: Serenity

IMG_0713

Serenity [N] : The state of being calm, peaceful, and untroubled.

Bromo, November 2013. Stay calm and feel the peacefulness inside your soul. 

This post submitted for Weekly Photo Challenge; Serenity.

R.I

iTravel

iTravel: I Left My Heart in Labuan Bajo

Kali pertama saya datang ke Labuan Bajo adalah di awal tahun 2010, di mana nama Labuan Bajo belum seterkenal sekarang.

“Ah, padahal saya pengin banget ke Labuan Bajo. Landscapenya bagus banget!” kata Bos saya waktu dia menugasi saya ke sana.

Saat itu, saya dan tim ditugasi untuk melakukan penelitian mengenai suatu isu sosial dengan tujuan akhir kami adalah Pulau Rote. Jadi rutenya adalah Denpasar – Labuan Bajo – Pulau Rote. Tapi karena cuaca yang ekstrim, kami tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Pulau Rote.

Masih inget ketika itu, karena tidak bisa ke Pulau Rote sedangkan lokasi penelitian masih banyak yang harus dikunjungi, kami memutuskan dari Labuan Bajo ke Kupang. Dan kami harus bolak-balik ke agen perjalanan demi mendapatkan tiket karena cuaca yang ekstrim sehingga jadwal penerbangan menjadi sangat tidak jelas.

Begitu sampai di Bandara Komodo, saya tidak berekspektasi apapun tentang Labuan Bajo. Seriously. Padahal ketika itu sedang ramai dibicarakan Komodo sebagai salah satu dari keajaiban dunia. Tidak ada pikiran juga untuk mampir ke Pulau Komodo atau Pulau Rinca.

Continue reading “iTravel: I Left My Heart in Labuan Bajo”

iTravel

Pantai Tanjung Papuma – Jember; Worth to Visit!

Di Tripadvisor udah banyak banget review yang bilang Pantai Tanjung Papuma, Jember ini bagus. Salah seorang dari tim FourWomenTravelers pun mengunjungi pantai ini dan hasilnya…cantik. Gak nyangka Jember punya pantai seindah Pantai Tanjung Papuma 🙂

fourwomentravelers

Antrean di Stasiun Kiaracondong, Bandung sudah mulai panjang. Kereta api Pasundan tujuan Bandung-Surabaya 10 menit lagi akan diberangkatkan, yaitu pukul 5.20 WIB.

Saya dan teman-teman telah melewati antrean dan bergegas mencari posisi tempat duduk sesuai dengan yang tertera pada tiket. “Hufftt.. Alhamdulillah nggak ketinggalan kereta,” kata saya dalam hati begitu saya duduk.

Perjalanan pun dimulai tepat tanggal 25 Desember 2014.

Saya memulai perjalanan dari Bandung ke Jogjakarta, berpisah dengan teman-teman saya lainnya, yang mengakhiri perjalanan di Surabaya untuk menuju Gunung Argopuro.

Mereka lanjut ke Argopuro, saya turun :P Mereka lanjut ke Argopuro, saya turun 😛

Keceriaan di kereta membuat perjalanan tak terasa lama, tiba-tiba saya sudah tiba di Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta pada pukul 15.20 WIB. Di Yogyakarta saya hanya transit karena nanti malam di hari yang sama, saya akan melanjutkan perjalanan ke Kediri untuk bertemu tim inti teman seperjalanan saya pada liburan kali ini. 🙂

View original post 506 more words