Cerita di Balik Secangkir Kopi

“Lo di mana?”

Sebuah pertanyaan sangat singkat masuk di ponsel saya.

“Di rumah. Baru selesai ngerjain tugas. Kenapa?”

Saya pun membalasnya seketika.

“Ketemuan di Kafe Kita setengah jam lagi, bisa? Penting!”

“Oh, ok.”

Oke di kepala saya ketika itu adalah kesanggupan untuk menemani si pemberi pesan agar – paling tidak – ia bisa merasa lebih tenang, tapi kemudian saya berpikir, dari rumah ke Kafe Kita di Senayan 30 menit? Rasanya saya akan terlambat. Tapi ya sudah usaha saja dulu. Tutup laptop dan langsung pergi.

Continue reading “Cerita di Balik Secangkir Kopi”

Advertisements